September 25, 2022

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau, dr Bawa Budi Raharja,MM mencanangkan Gerakan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular (PTM) pada hari ini Jumat (3/6/2022) di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau. Berbagai pemeriksaan dilakukan, yang meliputi pemeriksaan antropometri, pengukuran tekanan darah, gula darah dan kolesterol dengan sasaran penduduk usia 15 tahun ke atas.

Kegiatan ini selain dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kesehatan dan para Kepala Bidang, narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah dan pengelola program Penyakit Tidak Menular(PTM) dari 12 puskesmas di Kabupaten Pulang Pisau, juga dihadiri oleh seluruh pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau, dr Bawa Budi Raharja,MM mengatakan penyakit tidak menular merupakan masalah yang semakin mengkhawatirkan di dunia, termasuk Indonesia. Setiap tahun jumlah kasus terus meningkat, seiring dengan meningkatnya faktor risiko, seperti konsumsi gula dan garam yang tinggi, merokok, dan rendahnya aktivitas fisik

Lebih lanjut dr Bawa Budi Raharja,MM menjelaskan bahwa deteksi dini PTM ini penting untuk menekan kematian dini. Jika deteksi penyakit dapat segera, maka dapat memberikan anjuran kepada penderita untuk berobat secara langsung dan berobat secara berkelanjutan. “Tidak harus menunggu pada saat itu sudah menjadi sakit,” tegas dr Bawa Budi Raharja,MM

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr Pande Putu Gina menyatakan bahwa gerakan ini untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman akan pentingnya deteksi dini PTM guna menurunkan kematian dini akibat penyakit tidak menular.

Deteksi dini PTM ini harus dilakukan secara berkala, yaitu 3 tahun sekali untuk deteksi dini kanker dan minimal setahun sekali untuk PTM lainnya, jika tidak mempunyai faktor risiko. Promosi Kesehatan untuk pencegahan PTM akan terus dilakukan sebagai bagian upaya promotif-preventif, yaitu dengan melakukan perilaku CERDIK (Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup dan Kelola stress) ,” jelas dr Pande Putu Gina

Leave a Reply

Your email address will not be published.